Fakta Buruk Tentang Penggunaan Minyak Jelantah

http://karlotapost.blogspot.com/2016/02/Penggunaan-minyak-jelantah-berlebihan.html
Penggunaan Minyak Jelantah Secara Terus Menerus dapat memicu dampak negatif hingga penyakit serius bagi yang mengonsumsinya
KarlotaPost Penggunaan minyak secara berulang-ulang atau biasa orang jawa menyebutnya dengan minyak jelantah memang sebagian besar masyarakat tidak menyadari akan resiko mengkonsumsi makanan yang di goreng dengan minyak jelantah. Faktanya banyak para pedagang lebih memilih menggunakan kembali minyak penggorengnya ketimbang mengganti yang baru, hal ini selain repot juga dinilai irit dalam penggunaan minyak, terlebih dalam penggorengan dalam wajan yang lumayan berukuran besar.

Seperti yang kita ketahui bahwa minyak goreng memang bermanfaat karena kandungannya di sisi lain penggunaan minyak goreng juga bisa mengakibatkan dampak negatif yang serius bagi kesehatan. Ciri umum dari minyak jelantah diantaranya cepat berbusa, berwarna coklat gelap, baunya yang tengik, dan kental yang pastinya sangat berbeda dengan minyak goreng yang masih baru yang memiliki ciri terang, baunya yang khas tidak berbusa serta tidak kental yang menandakan kadar protein dan air di minyak ini masih banyak.

Dampak dari penggunaan minyak jelantah ini selain merusak kesegaran bahan yang di goreng penggunaan minyak jelantah ini juga dapat mengurangi kadar baik yang terkandung dalam minyak. Hal ini ditandai dengan kandungan kolestrol yang meningkat pada minyak jelantah dan pastinya menurunnya nilai gizi diantaranya kadar air dan protein, selain itu penggunaan minyak jelantah secara terus menerus dapat meningkatkan asam lemak bebas yang tentunya dapat mengakibatkan berbagai dampak buruk bagi kesehatan anda.

Penggunaan minyak jelantah secara terus menerus dapat memicu dampak negatif hingga penyakit serius bagi yang mengonsumsinya | PERHATIKAN yang Anda MAKAN
Penggunaan Minyak Jelantah dalam penggorengan Secara Terus Menerus dapat memicu penyakit mematikan bagi yang mengonsumsinya

Hal ini tidak lain diakibatkan oleh berbagai kandungan senyawa-senyawa penyusun minyak yang telah mengalami perubahan kontur, fisik dan perubahan kimia karena di saat pengguaan minyak yang digunakan secara ulang mengulang ini minyak mengalami proses oksidasi yaitu terobahnya struktur kandungan Oksigen pada minyak lalu, degradasi serta dehidrasi yaitu mengurangnya kandungan air di dalam minyak akibat pemanasan secara terus menerus dengan suhu yang tinggi yang dapat mengakibatkan radikal bebas yang dapat memicu kanker, serangan jantung, katarak dan penyakit penyakit kronis lainnya hal ini berdasar atas sifat dari radikal bebas yang berusaha membentuk radikal baru sehingga dapat menimbulkan ketidakstabilan tubuh dan sifat dari radikal bebas sendiri yang dapat menempel pada jaringan sel tubuh kita.

Bukan hanya hal di atas, pengguan minyak jelantah secara terus menerus juga dapat membentuk asam lemak trans pada minyak goreng.

Penggunaan minyak jelantah secara terus menerus dapat memicu dampak negatif hingga penyakit serius bagi yang mengonsumsinya | PERHATIKAN yang Anda MAKAN


Hal ini ditunjukan pada Beberapa penelitian yang menyatakan bahwa konsumsi asam lemak trans akan menimbulkan berbagai bahaya bagi kesehatan, seperti meningkatkan kolesterol LDL (low density lipoprotein), menurunkan kolesterol HDL (high density lipoprotein), meningkatkan rasio total kolesterol.
Kolesterol LDL ini biasa kita kenal dengan kolesterol jahat, apabila jumlah kolestrol jahat dalam darah sudah mulai meningkat maka hal tersebut dapat mengakibatkan penumpukkan Kolestrol jahat di dinding bagian dalam arteri yang memberi nutrisi ke jantung hingga otak hal ini pula dapat terjadi secara bersamaan dengan beberapa zat lainnya, kolestrol jahat dapat membentuk plak yang bisa menghambat aliran darah dalam arteri kita. Kondisi ini dinamakan aterosklerosis. Apabila hal ini terjadi maka otomatis segala aliran darah yang dari atau menuju jantung akan terhambat oleh gumpalan kolestrol jahat ini sehingga terjadilah penyumbatan yang megakibatkan arteri kita menempit dan stroke ataupun serangan jantung pun bisa saja terjadi.

Dari uraian di atas penggunaan minyak jelantah secara terus menerus lebih banyak mudaratnya dari pada manfaatnya, jadi bila kita ingin mengindari beberapa penyakit diatas maka ada baiknya penggunaan minyak jelan
Namun ada beberapa sumber mengatakan bahwa penggunaan minyak goreng batasnya hingga 3 kali penggorengan, selebihnya itu dapat mengubah keadaan fisik minyak yang seperti hal diatas dapat menimbulkan berbagai dampak serius. Pokoknya KarlotaPost menghimbau agar lebih baik dihindari.
tah secara terus menerus kita hindari.

Referensi:
http://kabarenam.blogspot.com
https://id.wikipedia.org/

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel