Berapa Proporsi Investasi Emas Karyawan Dengan Gaji Pas-Pasan? Yuk dicek...

Saat ini, pelaku investasi tidak saja dari kalangan orang yang punya  uang lebih atau pengusaha dengan modal besar saja. Investasi juga dapat dilakukan oleh karyawan biasa dengan gaji kecil sekali pun.

Berapa Proporsi Investasi Emas yang Ideal untuk Karyawan? yuk simak artikel berikut
Ilustrasi Proporsi Emas
Sumber Gambar: freepik.com

Keuntungan berinvestasi emas untuk kalangan karyawan dengan penghasilan yang tetap, pasti menjadi opsi yang aman guna dimasukkan ke dalam portofolio investasi.

Beberapa opsi investasi yang dapat dilakukan oleh karyawan dengan gaji pas-pasan antara beda reksadana yang dibuka Rp 100 ribu sampai investasi emas. Jika menyimpulkan investasi dalam format emas, kita perlu mengerjakan langkah-langkah taktis inilah ini.

Co-Founder & CMO IndoGold Indra Sjuriah mengatakan, besaran investasi emas bergantung pada tiap individu. Yang pasti, sebelum mengerjakan investasi karyawan mesti membagi pos-pos pengeluaran teratur begitu menerima gajinya.

Berapa Proporsi Investasi Emas yang Ideal untuk Karyawan? yuk simak artikel berikut
Ilustrasi Proporsi Emas
Sumber Gambar: okezone.com

“Penentuan proporsi investasi emas dicocokkan dengan tujuan keuangan yang hendak diraih di masa mendatang. Misalnya, untuk ongkos pendidikan, dana terpaksa atau keperluan lainnya," ujarnya dikutip dari Kompas.com, dilansir Sabtu (27/2/2021). Dia mengatakan, besaran investasi emas bergantung dengan profil masing-masing. 

Apabila profilnya agresif, duit yang disisihkan guna emas dapat 10 persen. Sisanya dapat ditaruh pada instrumen investasi beda dengan imbal balik dan risiko yang tinggi.

Anda dapat mulai dengan menabung, contohnya Rp 100 ribu masing-masing bulan untuk melakukan pembelian emas. Kalau dapat konsisten menabung, maka Anda dapat membeli 1 gram emas masing-masing enam bulan. Selain menyimpan uang sendiri, kita juga dapat mencicil emas di bank syariah atau Pegadaian.

Satu urusan yang butuh Anda ingat sebelum berinvestasi ialah menggunakan duit gaji guna memenuhi keperluan primer dan keharusan terlebih dahulu. Jika terdapat dana lebih, baru Anda dapat menggunakannya guna investasi. Investasi memang bukan keperluan utama, namun investasi dapat membantu menyelamatkan rencana kita di masa depan. 

Artikel ini bersumber dari:

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url