Mau Menikmati Sunset? Di Tamendao Olimoo'o Beach saja.


Karlotapost-Arikel- Wisata Tamendao Beach merupakan wisata yang masih terhitung baru terletak di bagian pesisir Batudaa Pantai tepatnya, Di Dusun Tamendao, Desa Olimoo'o, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo.





Wisata ini dirintis pertama kali oleh Pemerintah Desa (Pemdes), untuk membangun kawasan itu menjadi destinasi wisata Pemerintah Desa bekerjasama sama dengan masyarakat Karang taruna, Pokdarwis dan elemen pemuda yang ada di kecamatan tersebut.





Wisata Tamendao Beach (Foto: https://www.facebook.com/tamendaobeach) 




Tahun 2021 Pemdes meluncurkan anggaran dalam pembangunan MCK dan tempat penginapan di tempat wisata itu, guna untuk mempermudah wisatawan mendapatkan air bersih dan juga tempat nginap. 





Jarak ke lokasi wisata pantai Tamendao Olimoo'o Beach dari Kota Gorontalo sekitar 33 km dan membutuhkan waktu setidaknya 1 jam 11menitan. Untuk rute ke wisata Tamendao beach Olimoo'o dari Kota Gorontalo, kalian bisa memilih rute melalui Kecamatan Batudaa ataupun melalui objek wisata Religius Bubohu.





Jika kalian mau mencoba destinasi wisata ini berikut kami lampirkan lokasi maps Tamendao Beach Olimoo'o









Wisata Baru Tamendao Beach di Desa Olimoo'o 





Wisata tersebut berada di atas ada perbukitan dengan pepohonan masih hijau, dibawahnya ada laut yang akan menambah pesona wisata Tamendao Beach. Kini kawasan itu sudah mulai di dilirik para wisatawan lokal, dan tidak sedikit para pengunjung yang datang untuk menikmati kecantikan alamnya, saat ini masuk ke dalam wisata tersebut belum dipungut biaya apapun, Tamendao Beach, memiliki 1 Cottage dan banyak spot untuk berfoto.





Wisata Tamendao Beach Olimoo'o merupakan wisata yang masih terhitung baru. Pantai Tamendao terletak di Desa Olimoo'o, Batudaa Pantai, Gorontalo.
Cottage Tamendao Beach (Kredit gambar: https://web.facebook.com/tamendaobeach)




Dengan demikian Pemdes dan pengelola berharap ke depan tempat itu bisa menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi. "Kami berharap wisata ini kedepan dapat menggerak perekonomian desa serta wisata makin berkembang dan maju" Ungkap pengelola.





Sebagai informasi, di penghujung 2021, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyarankan para pengelola wisata untuk menerapkan sistem reservasi dan mengacu pada protokol yang telah ditetapkan pemangku kepentingan. Selain itu, surat edaran Kemenparekraf menetapkan bahwa tempat wisata, taman rekreasi, dan tempat hiburan lainnya yang memiliki manajemen pengelolaan dapat diizinkan beroperasi dengan kapasitas maksimal yang ditentukan Pemerintah. Oleh karena itu, jika sudah terdigitalisasi maka destinasi akan lebih mudah ditemukan dan akan selaras dengan rencana Kementerian Pariwisata RI.


Baca Juga
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url