9 Masjid Dengan Arsitektur Menarik

Karlotapost Info - Peninggalan arsitektur Islam sudah meninggalkan jejak berupa tempat-tempat ibadah Masjid Dengan Arsitektur Menarik yang mengagumkan mata. Mulai dari Sabang sampai Merauke, Sobat Karlota bisa mendapatkan banyak sekali masjid dengan arsitektur serta filosofi yang menawan. Berikut ini beberapa masjid dengan arsitektur keren yang mampu dijadikan pandangan baru untuk destinasi wisata religi.


Gak hanya jadi tempat ibadah, masjid juga memiliki ciri khas yang menjadi daya tarik wisatawan. Bahkan, beberapa masjid di Indonesia memiliki arsitektur yang unik, di antaranya seperti di bawah ini.

Baca juga: 7 Masjid Terbesar dan Terluas di Dunia 2022

1. Mаѕjіd Agung Jаwа Tеngаh, Sеmаrаng







Masjid Agung Jawa Tengah ialah masjid yang terletak di Semarang, provinsi Jawa Tengah, Indonesia.
Masjid Agung Jawa Tengah dirancang dalam gaya arsitektural adonan Jawa, Islam dan Romawi. 



Bangunan utama masjid beratap limas khas bangunan Jawa tetapi dibagian ujungnya dilengkapi dengan kubah besar berdiameter 20 meter ditambah lagi dengan 4 menara masing masing setinggi 62 meter ditiap penjuru atapnya sebagai bentuk bangunan masjid universal Islam lengkap dengan satu menara terpisah dari bangunan masjid setinggi 99 meter.

Gaya Romawi terlihat dari bangunan 25 pilar dipelataran masjid. Pilar-pilar bergaya koloseum Athena di Romawi dihiasi kaligrafi kaligrafi yang indah, menyimbolkan 25 Nabi dan Rosul, di gerbang ditulis dua kalimat syahadat, pada bidang datar tertulis aksara Arab Melayu “Sucining Guno Gapuraning Gusti“.

Terkait: Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Sejarah dan Arsitekturnya

2. Mаѕjіd Rаmlіе Muѕоfа, Jаkаrtа Utаrа




Masjid yang terletak di daerah Danau Sunter, Jakarta Utara ini memiliki warna putih dan bangunannya mirip Taj Mahal di India. Filosofi dari Masjid Ramlie Musofa ini berkonsep Taj Mahal yang memiliki arti lambang cinta seorang raja terhadap istrinya. Pendiri Masjid ini berharap, Masjid Ramlie Musofa selaku lambang cinta.



Uniknya, masjid ini dibangun lingkungan perumahan dan azan tidak dikumandangkan dengan suara keras. Sebagai pengganti, masjid ini mempunyai beduk yang dipukul untuk mengumumkan waktu salat.

3. Mаѕjіd Aѕmаul Huѕnа, Mаkаѕѕаr




Masjid yang terletak di Center Point of Indonesia, Pantai Losari, Makassar ini didesain oleh Ridwan Kamil. Masjid yang nampak indah, megah dan unik ini terinspirasi dari jumlah Asmaul Husna.





Masjid ini dimengerti dengan nama Masjid 99 Kubah yang memang merupakan jumlah kubah pada masjid ini. 99 diambil dari Asmaul Husna yang merupakan nama nama Allah dan berhasil mengakibatkan masjid ini memiliki arsitektur megah dan manis di dikala yang bersama-sama. Tak heran kalau masjid ini masuk 30 masjid unik di Dunia.

4. Mаѕjіd Agung An Nur, Pеkаnbаru





Masjid Agung An Nur merupakan sebuah masjid yang terletak di Pekanbaru, Indonesia. Masjid ini dibangun pada tahun 1963 dan final pada tahun 1968. Disebut selaku Taj Mahalnya provinsi Riau. Arsitektur Masjid ini dirancang oleh Ir. Roseno yang terletak dalam satu pekarangan yang luasnya 400 X 200 m. Kapasitas masjid bisa memuat sekitar 4.500 orang jamaah. Bangunan masjid berisikan tiga tingkat. Tingkat atas dipakai untuk sholat, dan tingkat bawah untuk kantor dan ruang pertemuan.





Masjid ini mempunyai tiga buah tangga, 1 buah tangga di belahan tampang dan 2 buah tangga di cuilan samping. Di potongan atas terdiri dari 13 buah pintu dan cuilan bawah terdiri dari 4 buah pintu dan mempunyai kamar-kamar yang besar dan suatu aula. Sedangkan tulisan kaligrafi yang terdapat dalam ruangan masjid ini ditulis oleh seorang kaligrafer berjulukan Azhari Nur dari Jakarta yang ditulis pada tahun 1970.

5. Mаѕjіd Al-Akbаr, Surаbауа




Wilayah selatan Kota Surabaya berdiri masjid megah Masjid Al-Akbar. Masjid ini menjadi masjid paling besar kedua di Indonesia sesudah Masjid Istiqlal Jakarta. Dibangun semenjak 1955, masjid seluas 22,3 ribu meter persegi ini mampu mengangkut36.000 jemaah. Punya interior yang mempesona, masjid yang berlokasi di wilayah Pagesangan Surabaya Selatan ini kerap jadi jujugan wisata religi.




Kemegahan masjid ini terlihat dari kubah yang menaungi masjid. Kubah berwarna perpaduan biru dan hijau dengan tinggi sekitar 27 meter. Di dalamnya terdapat ornamen yang manis. 45 pintu kayu jati dan hiasan kaca nampak menghiasi di sudut-sudut masjid elok ini.

6. Mаѕjіd Muhаmmаd Chеng Hоо, Masjid Dengan Arsitektur Menarik di Purbаlіnggа



Masjid Cheng Hoo merupakan potret kerukunan umat beragama antara umat Islam tanah air dan warga keturunan Tionghoa. Masjid bernama Muhammad Cheng Hoo ini ada di Surabaya, Pandaan, Purbalingga, sampai Palembang.

Masjid Cheng Hoo Surabaya mempunyai ukuran 11×11, yang diambil dari ukuran ka’bah sewaktu pertama kali dibangun oleh Nabi Ibrahim. Dengan ukuran tersebut, dibutuhkan setiap orang yang beribadah di masjid ini bisa meningkatkan level kekhusukan shalat, mirip halnya sholat Nabi Ibrahim.

Selain itu, ornamen atap Masjid Cheng Hoo dibuat persegi delapan yang menyerupai sarang keuntungan-laba. Bagi masyarakat Tionghoa. Angka 8 merupakan angka keberuntungan, sedangkan sarang keuntungan-keuntungan yakni sesuatu yang menyelamatkan Nabi Muhammad di Bukit Tsur ketika diburu kaum Quraish. Meski demikian, atap masjid yang berupa sisi delapan ini makin memperkental sentuhan kebudayaan Tion
gkok di Masjid Cheng Hoo.

Baca juga: Asbabun Nuzul Surah Al-Baqarah Ayat 89

Warna merah yang mendominasi warna masjid dalam budaya Tionghoa menyimbolkan kebahagiaan, sementara warna kuning di beberapa bagiannya menyimbolkan suatu kedamaian. Anak tangga masuk masjid di pecahan kiri dan kanan berjumlah 5 dan 6. Jumlah 5 dalam anak tangga menggambarkan rukun Islam yang harus dijalani selaku muslim, dan jumlah 6 anak tangga menggambarkan rukun akidah.

7. Mаѕjіd Rауа Bаіturrаhmаn, Masjid Dengan Arsitektur Menarik di Aсеh


Masjid Raya Baiturrahman merupakan simbol agama, budaya, semangat, kekuatan, usaha dan nasionalisme rakyat Aceh. Masjid ini yakni landmark Banda Aceh semenjak periode Kesultanan Aceh dan selamat dari tragedi tsunami pada 26 Desember 2004 silam.


Desain yang dipilih adalah gaya kebangkitan Mughal, yang dicirikan oleh kubah besar dengan menara-menara. Kubah hitam uniknya dibangun dari sirap kayu keras yang digabung menjadi ubin. Interiornya dihiasi dengan dinding dan pilar be-relief, tangga marmer dan lantai dari Tiongkok, jendela kaca patri dari Belgia, pintu kayu berdekorasi, dan lampu hias gantung perunggu.

8. Mаѕjіd Pаtіmburаk, Fаk Fаk


Mаѕjіd Tuа Pаtіmburаk уаknі ѕеbuаh mаѕjіd tuа bеrѕеjаrаh уаng tеrlеtаk dі Dіѕtrіk Kоkаѕ, Fаkfаk, Pарuа Bаrаt. Mаѕjіd іnі mеruраkаn ѕаlаh ѕаtu реnіnggаlаn ѕеjаrаh Iѕlаm dі Pарuа dаn mеnjаdі ѕаlаh ѕаtu ѕеntrа аgаmа Iѕlаm dі Kаbuраtеn Fаkfаk.




Aura tradisional timbul ketika menyambangi lokasi masjid wangi tanah ini dengan situasi kesederhanaan yang menyatu dari bangunan masjid dan kehidupan penduduk sekitarnya. Sekilas bangunan masjid seluas tidak lebih dari 100 meter persegi ini terlihat biasa. Namun coba perhatikan lebih saksama. Masjid ini mempunyai keunikan pada arsitekturnya, yakni perpaduan bentuk masjid dan gereja.

Masjid Tua Patimburak memiliki arsitektur yang dipengaruhi arsitektur Belanda dan Jawa yang sungguh kental, hal ini mampu dilihat pada kubah masjid yang menyerupai versi atap gereja-gereja di Eropa, ventilasi masjid juga berupa bulat, dan kayu di dinding masjid mirip bangunan kolonial. Adapun bangunan yang khas berbetuk sisi enam melambangkan rukun kepercayaan dalam kepercayaan Islam selaku pondasi dalam beragama, sedangkan atas kubahnya berupa segi delapan yang melambangkan delapan arah mata angin, dimana mata angin barat ditandai dengan mihrab selaku kiblat salat dalam pemikiran agama Islam.

Adapun filosofi tiga batu menjadi lambang tiga agama besar di Kabupaten Fakfak yang hidup berdampingan yakni, Islam, Kristen Protestan, dan Katolik. Ketiga batu tersebut menjadi tungku dan ditaruh secara melingkar dan berjarak. Ketiganya mesti sepadan untuk menopang kehidupan dalam keluarga yang diibaratkan suatu periuk.

9. Mаѕjіd Bеѕаr Al Hіdауаh, Masjid Dengan Arsitektur Menarik di Bаlі






Salah satu masjid yang berdiri kokoh di pulau Bali, yaitu Masjid Besar al-Hidayah di tempat Bedugul Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Masjid yang oleh penduduk lokal juga disebut Masjid Candi Kuning ini, berdiri di lereng bukit bukit.

Masjid Besar al-Hidayah Bedugul memang mempunyai keunikan tersendiri, dari sosial kemasyarakatan, masjid ini sudah menyatu dengan umat Hindu di Bali. Hal itu banyak menciptakan hampir tidak pernah ada masalah dalam bersosialisasi, disebabkan rasa toleransi kedua pihak sudah sungguh tinggi dan tersadar sampai hari ini.













Itulah informasi traveling yang bisa sobat Karlota jadikan referensi, siapa tau kan punya rencana liburan beberapa waktu kedepan, Hehehe.

Itulah beberapa deretan masjid dengan arsitektur menarik di tanah air. Sobat Karlota ayok simak juga rekomendasi Traveling lainnya.

Sumber https://www.cafewritter.online/
Baca Juga
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url